Edi Slamet Irianto, Pajak, Perpajakan

Edi Slamet Irianto, Pajak, Perpajakan

Kali ini akan diterangkan tentang pengertian dan definisi pajak menurut para ahli. Sederhananya, pajak berarti iuran pungutan. Mungkin anda pernah dengar istilah “dipajaki”. Pengertian pajak sesungguhnya berbeda dengan apa yang anda alami, walaupun sebenarnya pengertian pajak mengandung beberapa perlakuan yang sama seperti tidak adanya pengembalian setara atau langsung dan beberapa lainnya. Untuk lebih jelasnya silahkan dibandingkan “Dipajaki” dengan pengertian pajak menurut para ahli dibawah ini:
Pengertian pajak menurut Bapak Professor Supramono adalah iuran tidak mendapat jasa timbal (kontraprestasi) yang langsung dapat ditunjukkan dan digunakan untuk membayar pengeluaran pengeluaran umum. Berdasarkan definisi pajak tersebut dapat dibagi beberapa unsur pajak yaitu:
Pajak adalah iuran dari rakyat kepada negara. Negara adalah satu-satunya badan yang pihak yang berhak untuk memungut pajak. Dapat dilakukan oleh pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah. Pajak haruslah berupa uang bukan barang

Edi Slamet Irianto

Edi Slamet Irianto, Pajak, Perpajakan

Pajak dapat ditarik berdasarkan konstitusi yang ada seperti Undang Undang. Sifat pemungutan pajak adalah dipaksakan (the nature of taxation is imposed) berdasarkan kewenangan yang diatur oleh Undang Undang beserta aturan pelaksanaannya.

Tidak ada kontraprestasi secara langsung oleh pemerintah (No contra directly by the government) dalam pembayaran pajak

Edi Slamet Irianto, Pajak, Perpajakan

Pengertian pajak oleh Ray M. Anderson Herchel M., dan Brock Horace R. dalam bukunya “An Introduction To Taxation” bahwa pengertian pajak adalah suatu peralihan sumber dari sektor swasta ke sektor pemerintah (a shift resources from the private sector to the government sector), bukan akibat pelanggaran hukum (not due to violation of the law), namun wajib dilaksanakan, berdasarkan ketentuan yang ditetapkan lebih dahulu, tanpa mendapat imbalan yang langsung dan proporsional (without obtaining the benefits directly and proportionately), agar pemerintah dapat melaksanakan tugas tugasnya untuk menjalankan pemerintahan.

 

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s